top of page

BAHAYA JUNK FOOD

  • Writer: vege holic
    vege holic
  • Dec 6, 2018
  • 3 min read

Mungkin sobat Vege di sini sudah tidak asing lagi dengan istilah junk food. Junk food atau makanan rendah gizi adalah istilah yang mendeskripsikan makanan tidak sehat atau memiliki sedikit kandungan nutrisi.


Dilansir dari Boldsky, Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa iklan junk food berkaitan dengan obesitas pada kaum milenial. Penelitian lebih lanjut juga menyatakan bahwa anak muda yang menonton lebih dari satu iklan makanan junk food selama seminggu mengkonsumsi sekitar 350 kalori tambahan dalam makanan tinggi gula, garam dan lemak.


Makanan yang dapat dikategorikan sebagai junk food antara lain burger, pizza, french fries, dan makanan cepat saji lainnya. Berikut adalah dampak dari terlalu sering makan makanan rendah gizi seperti junk food ;


1. Mengganggu Sistem Ingatan

Sebuah studi menunjukkan bahwa orang sehat yang makan junk food selama lebih dari lima hari maka akan berdampak buruk pada hati, kecepatan dan sensitivitasnya. Jika terus dilanjutkan makan junk food selama lima hari bisa semakin memperburuk ingatan Anda. Ini disebabkan karena pola makan yang buruk dapat menyebabkan reaksi kimia tertentu yang menyebabkan peradangan di otak, yang berhubungan dengan ingatan.


2. Tidak Bisa Mengontrol Nafsu Makan

Terlalu banyak konsumsi lemak jenuh yang ditemukan dalam makanan olahan dan makanan yang digoreng dapat membuat otak sulit untuk memproses seberapa nesar rasa lapar dan apa yang telah kita makan. Untuk mengembalikan berfungsinya otak, maka dosis harian asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 sangat diperlukan. Kekurangan dalam dua asam lemak ini dapat menyebabkan masalah yang berhubungan dengan otak dan makan berlebihan. Ini nih, sobat Vege, salah satu alasan terjadinya obesitas.


3. Meningkatkan Resiko Demensia

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kelebihan asam lemak dan manisan dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh secara substansial. Semakin tinggi tingkat insulin dalam tubuh, semakin banyak otak berhenti merespons hormon ini dan menjadi resisten terhadapnya. Ini membatasi kemampuan untuk mengingat atau berpikir, sehingga menciptakan risiko demensia.


4. Dapat Menyebabkan Depresi

Mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan gula mengubah aktivitas kimia yang dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk mengatasi stres, dan itu akan membuat kita tertekan. Makan terlalu banyak makanan junk food juga dapat membuat tubuh kita kehilangan nutrisi penting seperti tryptophan asam amino. Kekurangan asam amino ini dapat meningkatkan perasaan depresi.


5. Tidak Sabaran dan Keinginan Tidak Terkendali

Junk food dipenuhi dengan karbohidrat olahan, yang mengubah tingkat gula darah kita. Jika kadar gula kita sangat rendah, itu dapat menyebabkan kecemasan, kelelahan, dan kebingungan. Kandungan lemak dan gula yang tinggi dalam junk food akan membuat kita makan terlalu cepat dan juga membuat makan berlebihan hanya untuk memuaskan hasrat kita.


6. Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Salah satu efek junk food pada perut adalah bahwa hal itu menyebabkan masalah pencernaan seperti gastroesophageal reflux disease (GERD) dan irritable bowel syndrome (IBS). Alasannya, karena makanan cepat saji ini digoreng dan minyak dari makanan terakumulasi di perut, menyebabkan keasaman. Junk foods yang pedas juga dapat membuat lapisan perut iritasi.


7. Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Makanan cepat saji meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida, yang merupakan faktor risiko utama dari gejala penyakit jantung. Lemak yang ada di dalam junk food berakumulasi di tubuh dan membuat obesitas. Semakin bertambah berat badan kita maka semakin tinggi risiko penyakit jantung.


8. Menyebabkan Penyakit Ginjal

Makanan cepat saji seperti keripik dan kentang goreng mengandung sejumlah besar garam yang diproses halus, yang meningkatkan sekresi enzim dan air liur yang meningkatkan keinginan kita. Natrium dan lemak jahat dari garam meningkatkan tekanan darah, sehingga mempengaruhi fungsi ginjal.


9. Menyebabkan Kerusakan Hati

Kerugian lain dari junk food adalah dapat menyebabkan kerusakan hati. Makanan cepat saji mengandung kadar lemak trans yang tinggi yang disimpan sebagai lemak di hati, yang dapat menyebabkan penyakit hati berlemak dan disfungsi hati.


10. Meningkatkan Resiko Kanker

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji tinggi gula dan lemak dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar. Studi lain juga menunjukkan bahwa pria yang makan gorengan lebih dari dua kali dalam sebulan memiliki peningkatan risiko kanker prostat.


Wah, sobat Vege, ternyata banyak sekali, ya, bahaya yang mengancam dari junk food ini. Untuk itu, agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya seperti di atas, sobat Vege harus sering mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi seperti sayuran dan buah-buahan, dan tentu saja hindari makanan rendah gizi seperti junk food.



credit: lifestyle okezone

Recent Posts

See All

Comments


SUBSCRIBE VIA EMAIL

© 2023 by Salt & Pepper. Proudly created with Wix.com

bottom of page