TIPS & TRICK KENTANG
- vege holic

- Dec 6, 2018
- 1 min read

TIPS MENYIMPAN KENTANG AGAR TIDAK MENJADI RACUN UNTUK KITA
Sobat Vege pasti pernah menyimpan bahan-bahan sayuran yang tersisa agar bisa digunakan lagi nantinya dan biasanya disimpan dalam lemari es. Tapi sebenarnya, tidak semua sayuran baik jika disimpan terlalu lama dalam lemari es, salah satunya adalah kentang
Laman Reader's Diggest dalam artikelnya menyebut, suhu lemari es yang lebih dingin dapat mengubah pati dalam kentang menjadi gula. Menurut American Cancer Society, ketika kita menggoreng atau memanggangnya di atas suhu 250 derajat celcius, gula tersebut akan melebur dengan asam amino asparagin. Lalu, pembakaran itu akan menghasilkan zat kimia yang disebut akrilamida. National Cancer Institute menyebut akrilamida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat kertas, pewarna, dan plastik. Bahkan, senyawa ini bisa juga dipakai untuk menjernihkan air dan limbah.
Jadi, jangan terlalu lama menyimpan kentang di lemari es, dan jangan memasaknya dengan suhu lebih dari 250 derajat celcius, ya, sobat Vege.
Ternyata, bukan hanya menyimpan dalam lemari es saja yang dapat mengakibatkan kentang menjadi berbahaya, menyimpannya dalam wadah tertutup dan panas pun dapat membahayakan. Karena kandungan zat glycoalkaloids pada kentang dapat berubah menjadi gas yang berbahaya jika dihirup manusia. Ketika manusia menghirup senyawa ini, para ahli mengungkapkan bahwa dengan cepat sistem pernafasan kita akan mengalami masalah. Tak hanya sistem pernafasan yang bermasalah, senyawa glycoalkaloids juga bisa menyebabkan diare, kram, sakit kepala, mual, hingga kematian.
Penyimpanan kentang dalam jumlah kecil memang tidak terlalu berbahaya, namun jika menyimpan kentang dalam jumlah besar sebaiknya penyimpanan dilakukan di tempat kering dan terbuka.




Comments